Latest Entries »

Ustadzah Berdoa dengan Mikrofon
Ditulis oleh Pesantren Besuk, Pasuruan

Masalah sederhana kadang melupakan kita untuk kritis menyikapinya atau bahkan kesulitan menjawabnya, dirumah maupun di pesantren sering kita jumpai Ustadzah maupun ibu-ibu nyai membacakan do’a penutup diakhir sebuah acara keagamaan, terutama dalam acara-acara tahtiman al-Qur’an. Karena yang hadir bukan hanya kaum perempuan, kaum laki-lakinya pun hanyut dalam mengamini do’a tersebut. View full article »

Iklan

Menjual Produk Kadaluwarsa
Ditulis oleh Pesantren Besuk, Pasuruan

Persaingan ekonomi semakin ketat, ini secara tidak langsung merupakan dampak dari pangsa pasar yang cukup meningkat pula. Namun, seorang pengusaha tidak bisa dengan mudahnya melakukan distribusi produksinya atau melakukan operasi pasar tanpa adanya suatu jaminan untuk produknya seperti status barang, apakah halal atau haram, masih layak pakai (baca: konsumsi) ataukah sudah kadaluwarsa dan seterusnya, meski begitu pada realitasnya masih terdapat juga pedagang yang menjual barang yang sudah melewati masa layak pakai (kadaluwarsa) yang telah ditetapkan oleh pihak perusahaan seperti jamu yang tanggal penggunaannya sampai tanggal 10 Juni 2005 tapi pada bulan Agustus pun ternyata masih dijual kepada konsumen, dengan suatu alasan bahwa barang tersebut masih bisa dikonsumsi, konsekwensinya kedua orang yang bertransaksi saling menjustifikasi pendapat masing-masing, pihak pembeli mengatakan bahwa barang ini sudah kadaluwarsa dan tidak bisa dimanfaatkan, sementara si penjual menolak pendapatnya dengan mengatakan bahwa sekalipun barang ini sudah kadaluwarsa tapi masih dapat digunakan atau dikonsumsi.
View full article »

darah yang sudah membeku pada daging
Ditulis oleh Pondok pesantren

Sepotong daging yang masih ada sisa darahnya sedikit di masukkan ke dalam lemari pendingin (kulkas) sebelum di cuci terlebih dahulu.

Pertanyaan : Apakah darah tersebut termasuk najis ma’fu ‘anhu ?

Jawab : Darah tersebut tidak termasuk najis ma’fu ‘anhu, karena air yang ada dalam kulkas bukan air untuk memasak. Sedangkan yang di ma’fu hanya terbatas pada darah yang tercampur dengan air masakan. Tapi menurut sebagian pendapat darah sedikit pada daging tersebut di anggap suci.

Ta’bir : I’anatut Tholibin juz I hal. 83.

Mughnil Muhtaj juz I hal. 79.

فى إعانة الطالبين 1/83 مانصه : دم حتى ما بقي على نحو عظم لكنه معفو عنه (قوله حتى ما بقي على نحو عظم) أى حتى الدم الباقى على نحو عظم فإنه نجس وقيل إنه طاهر وهو قضية كلام النووي وجرى عليه السبكي الى أن قال (قوله لكنه) أى ما بقي على نحو عظم وقوله معفو عنه أى فى الأكل وإن اختلط بماء الطبخ وغيره وكان واردا على الماء.

وكذا ما فى مغنى المحتاج 1/79.

menyentuh Al-Qur’an yang ditulis dengan selain huruf arab
Ditulis oleh Pondok pesantren

Bagaimana hukumnya orang yang tidak punya wudlu’ menyentuh Al-Qur’an yang di tulis dengan huruf selain arab ?

Jawab : Hukum menyentuh Al-Qur’an tersebut tetap haram baginya, karena termasuk mushhaf.

Ta’bir : Bujairimi Alal Khotib juz I hal. 329.

Jamal Alal Manhaj juz I hal. 76.

فى البجيرمي على الخطيب 1/329 مانصه : ويجوز كتابة القرآن بغير العربية بخلاف قراءته بغير العربية فيمتنع الى أن قال وفائدة كتابته بغير العربية مع حرمة القراءة بها أنه قد يحسنها من يقرأه بالعربية ويحرم مسه وحمله.

وفى الجمل على المنهج 1/76 مانصه : وتجوز كتابته لاقراءته بغير العربية وللمكتوب حكم المصحف فى الحمل والمس.

menjima’ istri yang sedang haid
Ditulis oleh Pondok pesantren

Bagaimana hukumnya menjima’ istri yang sedang haid dengan menggunakan kondom ?

Jawab : Tetap haram bila tidak khawatir zina.

Ta’bir : Nihayatuz Zain hal.34.

فى نهاية الزين ص 34 مانصه : والتاسع الوطء ولو بحائل ثخين ولو بعد انقطاع الدم وقبل الغسل وهو كبيرة من العامد العالم بتحريمه الى أن قال ومحل حرمته إذا لم يخف الزنا وإن خافه وتعين الوطء طريقا لدفعه جاز لأنه إذا تعارض على الشخص مفسدتان قدم أخفهما.

melahirkan dengan jalan operasi
Ditulis oleh Pondok pesantren

Seorang ibu yang hendak melahirkan memilih jalan operasi dengan alasan demi menjaga kesehatan.

Pertanyaan : Masih wajib mandikah dia ?

Jawab : Wajib menurut Ar-Romli.

Ta’bir : Al Bajuri juz I hal. 74.
فى الباجوري 1/74 مانصه : أو ولدت من غير الطريق المعتاد فالذى يظهر وجوب الغسل أخذا مما بحثه الرملى.

lantai yang terbuat dari campuran najis
Ditulis oleh Pondok pesantren

7. Ada sebuah gedung yang lantainya terbikin dari bahan yang bercampur dengan najis.

Pertanyaan : Sahkah sholat di atas lantai tersebut ?

Jawab : Sah.

Ta’bir : Nihayatuz Zain hal. 39.

Qulyubi juz I hal. 76.

فى نهاية الزين ص 39 مانصه : ولو بنى المسجد بالآجر المعجون بالزبل أو فرشت أرض المسجد به عفي عنه فتجوز الصلاة عليه

والمشي عليه ولو مع رطوب

وفى القليوبي 1/76 مانصه : وأما الآجر المعجون بالسرجين فيجوز بيعه وبناء المساجد به وفرش عرصها به وتصح الصلاة عليه بلاحائل حتى قال بعضهم يجوز بناء الكعبة به.ة

membakar sobekan Al-Qur’an untuk menjaga kemuliannya
Ditulis oleh Pondok pesantren

Bagaimana hukumnya membakar sobekan Al Qur’an dengan tujuan menjaga kemulyaan Al Qur’an ?

Jawab : Boleh dan menjadi wajib hukumnya bila tidak ada cara lain.

Ta’bir : Syarwani juz I hal. 155.
فى الشرواني 1/155 مانصه : ويكره حرق ما كتب عليه إلا لغرض نحو صيانة (قوله إلا لغرض نحو صيانة) أى فلا يكره بل قد يجب إذا تعين طريقا لصونه وينبغي أن يأتي مثل ذلك فى جلد المصحف أيضا ع ش.

saarang burung walet di masjid menurut fiqh
Ditulis oleh Pondok pesantren

Di suatu daerah ada sebuah masjid yang di berbagai atapnya terdapat sarang burung walet, yang mana jika di biarkan bisa mendatangkan keuntungan yang sangat besar bagi masjid tapi di sisi lain menajiskan masjid.

Pertanyaan : Langkah apa yang harus di lakukan menurut pandangan fiqh ?

Jawab : Boleh di biarkan asal tidak sampai merubah masjid menjadi sarang burung walet.

Ta’bir : Fathul Jawad Syarah Mandzumati Ibnu ‘imad hal. 30.

Fatawa Kubro Libni Hajar juz III hal.247.

فى فتح الجواد على شرح منظومة ابن العماد ص 30 مانصه : قال المصنف وغيره ولعله أراد بالإقتناء أنها إذا عششت فى المسجد تركت ولم يجب تنفيرها من خوف الذرق.
وفىالفتاوى الكبرى 3/247 مانصه : (وسئل) عن دار موقوفة مشتملة على مرحاض ومخزنين وسرح ينتفع به أهل المخزنين الى أن قال (فأجاب) بقوله الذى صرح به الشيخان وغيرهما أنه لايجوز لأحد أن يغير الوقف عن هيئته فلاتجعل الدار بستانا ولاحماما ولابالعكس الا إذا جعل الواقف للناظر مايرى فيه مصلحة الوقف ورأى الناظر التغيير مصلحة فيجوز له دون غيره.

membersihkan najis menggunakan kain tanpa air
Ditulis oleh Pondok pesantren

Sucikah lantai yang terkena najis yang hanya di usap dengan kain tanpa di siram dengan air ?

Jawab : Suci menurut madzhab Hanafi.

Ta’bir : Fathul Qodir juz I hal. 199.
فى فتح القدير 1/199 مانصه : (والنجاسة إذا أصابت المرآة ) إذا أصابت النجاسة جسما مكتنـز الأجزاء صقيلا كالمرآة والسيف والسكين ونحوها (أكتفى بمسحه لأنه لاتتداخله النجاسة ) فلا يحتاج الى الإخراج من الداخل (وما على ظاهره يزول بالمسح) ولا فصل فى ذلك بين الرطب واليابس والعذرة و البول.