Category: Bahtsul masail


Jihad Dalam Kehidupan Bernegara & Bermasyarkat
Ditulis oleh NU Jatim 2006
Dapatkah dibenarkan menurut ajaran Islam bila dilakukan jihad terhadap Pemerintah RI dengan tuduhan sebagai negara kafir karena tidak menjalankan syari’at Islam sebagai hukum positif ?
Jawaban no. 1
Berjihad terhadap Pemerintah RI dengan tuduhan sebagai negara kafir tidak bisa dibenarkan, karena NKRI sudah memenuhi tuntutan kreteria sebagai dar al-Islam, disamping dalam pasal 29 ayat (2) UUD 1945 bahwa negara menjamin kebebasan beragama bagi warga negaranya.
Ibarat : Baca lebih lanjut

Status Syahid Bagi Pelaku Bom Bunuh Diri
Ditulis oleh NU Jatim 2006
1) Apa sajakah kriteria agar terpenuhi status mati syahid dengan prospek masuk surga menurut pandangan ulama ahli syari’at ?
Jawaban :

Kriteria Syahid, dengan prospek masuk surga mencakup 2 golongan:
a) Syahid dunia akhirat:; adalah orang yang mati dalam medan peperangan melawan orang kafir dan dia mati sebab perang.
b) Syahid akhirat; adalah orang yang mati dengan sebab-sebab syahadah sebagaimana berikut: antara lain: tenggelam , sakit perut, tertimpa reruntuhan, dll.
المراجع:
هامش القليوبى و عميره جز 1 ص : 337
إعْلَمْ أَنَّ المُصَنِّفَ (النَّوَويَّ) رَحِمَه اللهُ ذَكرَ فِي ضَابِطِ الشَّهيدِ ثلاثَ قُيُودٍ المَوتَ حَالَ القِتالِ وَكَونَهُ قِتالُ كُفَّارٍ وكَونَهُ بِسَببِ قِتالٍ.
Terjemah : Baca lebih lanjut

Beragama Islam Secara Kaaffah
Ditulis oleh NU Jatim 2006

(1). Bagaimana kecenderungan mufassirin (mutaqaddi-min – mutaakhirin) dalam menyimpulkan perintah memasuki Islam secara kaffah sesuai teks ayat : أدْخـُلوُا فِى السِّـلْمِ كَافَّةً (QS. al-Baqarah : 208)?
Jawaban :
Kecenderungan Mufassirin dalam menafsirkan perintah masuk Islam secara kaffah ada dua golongan yaitu :
1. Perintah masuk Islam bagi seluruh umat manusia.
2. Perintah terhadap umat Islam agar menerapkan syari’at secara penuh dengan segala kemampuannya.
المراجع:
التفسير الكبير للإمام فخر الدين محمد بن عمر الرازى {ط.دار الكتب العلمية}
(يَاأيُّهَا الذِيْنَ آمَنُوا) بِِالألْسِنَةِ (أدْخُلُوْا فِى السِّلْمِ كَافَّةً) أى دُومُوا عَلَى الإِسْلاَمِ فِيمَا يَسْتَأنِفُوْنَهُ مِنَ العُمْرِ وَلاَ تَخْرُجُوا عَنْهُ وَلاَ عَنْ شَرَائِعِهِ …. الى أن قال … قَالَ القَفَّالُ (كافة) يَصِحُّ أنْ يُرْجَعَ الَى المَأمُورِينَ بِالدُّخُولِ اى أُدْخُلُوا بِأجْمَعِكُمْ فِى السِّلمِ وَلاَ تَفَرَّقُوا وَلاَ تَخْتَلِفُوا – الى ان قال- وَيَصْلُحُ أنْ يُرْجَعَ اِلَى الإِسْلاَمِ كُلُّهُ اى فِى كُلِّ شَرَائِعِهِ، قالَ الوَاحِدِى رَحِمَهُ الله: هَذَا ألْيَقُ بِظَاهِرِ التَّفْسِيرِ لأنَّهُمْ أُمِرُوا بِالقِيَامِ كُلِهَا
Terjemah : Baca lebih lanjut

Sholat di Gereja demi Toleransi
Ditulis oleh PP. RU, Besuk, Pasuruan

PERTANYAAN:

Bagaimana pandangan Fiqh tentang pelaksanaan sholat di gereja jika dikaitkan dengan adanya toleransi terselubung oleh pihak gereja?

JAWABAN:

b. Khilaf :

Menurut Madzhab Syafi`i hukumnya adalah makruh dengan syarat tidak ada perkara yang menyebabkan haram seperti adanya gambar-gambar yang diagungkan oleh orang kafir. Menurut satu riwayat dari Madzhab Hanbaly hukumnya tetap makruh meskipun ada gambar-gambar yang diagungkan.

REFERENSI:

Baca lebih lanjut

Ustadzah Berdoa dengan Mikrofon
Ditulis oleh Pesantren Besuk, Pasuruan

Masalah sederhana kadang melupakan kita untuk kritis menyikapinya atau bahkan kesulitan menjawabnya, dirumah maupun di pesantren sering kita jumpai Ustadzah maupun ibu-ibu nyai membacakan do’a penutup diakhir sebuah acara keagamaan, terutama dalam acara-acara tahtiman al-Qur’an. Karena yang hadir bukan hanya kaum perempuan, kaum laki-lakinya pun hanyut dalam mengamini do’a tersebut. Baca lebih lanjut

Menjual Produk Kadaluwarsa
Ditulis oleh Pesantren Besuk, Pasuruan

Persaingan ekonomi semakin ketat, ini secara tidak langsung merupakan dampak dari pangsa pasar yang cukup meningkat pula. Namun, seorang pengusaha tidak bisa dengan mudahnya melakukan distribusi produksinya atau melakukan operasi pasar tanpa adanya suatu jaminan untuk produknya seperti status barang, apakah halal atau haram, masih layak pakai (baca: konsumsi) ataukah sudah kadaluwarsa dan seterusnya, meski begitu pada realitasnya masih terdapat juga pedagang yang menjual barang yang sudah melewati masa layak pakai (kadaluwarsa) yang telah ditetapkan oleh pihak perusahaan seperti jamu yang tanggal penggunaannya sampai tanggal 10 Juni 2005 tapi pada bulan Agustus pun ternyata masih dijual kepada konsumen, dengan suatu alasan bahwa barang tersebut masih bisa dikonsumsi, konsekwensinya kedua orang yang bertransaksi saling menjustifikasi pendapat masing-masing, pihak pembeli mengatakan bahwa barang ini sudah kadaluwarsa dan tidak bisa dimanfaatkan, sementara si penjual menolak pendapatnya dengan mengatakan bahwa sekalipun barang ini sudah kadaluwarsa tapi masih dapat digunakan atau dikonsumsi.
Baca lebih lanjut

darah yang sudah membeku pada daging
Ditulis oleh Pondok pesantren

Sepotong daging yang masih ada sisa darahnya sedikit di masukkan ke dalam lemari pendingin (kulkas) sebelum di cuci terlebih dahulu.

Pertanyaan : Apakah darah tersebut termasuk najis ma’fu ‘anhu ?

Jawab : Darah tersebut tidak termasuk najis ma’fu ‘anhu, karena air yang ada dalam kulkas bukan air untuk memasak. Sedangkan yang di ma’fu hanya terbatas pada darah yang tercampur dengan air masakan. Tapi menurut sebagian pendapat darah sedikit pada daging tersebut di anggap suci.

Ta’bir : I’anatut Tholibin juz I hal. 83.

Mughnil Muhtaj juz I hal. 79.

فى إعانة الطالبين 1/83 مانصه : دم حتى ما بقي على نحو عظم لكنه معفو عنه (قوله حتى ما بقي على نحو عظم) أى حتى الدم الباقى على نحو عظم فإنه نجس وقيل إنه طاهر وهو قضية كلام النووي وجرى عليه السبكي الى أن قال (قوله لكنه) أى ما بقي على نحو عظم وقوله معفو عنه أى فى الأكل وإن اختلط بماء الطبخ وغيره وكان واردا على الماء.

وكذا ما فى مغنى المحتاج 1/79.

menyentuh Al-Qur’an yang ditulis dengan selain huruf arab
Ditulis oleh Pondok pesantren

Bagaimana hukumnya orang yang tidak punya wudlu’ menyentuh Al-Qur’an yang di tulis dengan huruf selain arab ?

Jawab : Hukum menyentuh Al-Qur’an tersebut tetap haram baginya, karena termasuk mushhaf.

Ta’bir : Bujairimi Alal Khotib juz I hal. 329.

Jamal Alal Manhaj juz I hal. 76.

فى البجيرمي على الخطيب 1/329 مانصه : ويجوز كتابة القرآن بغير العربية بخلاف قراءته بغير العربية فيمتنع الى أن قال وفائدة كتابته بغير العربية مع حرمة القراءة بها أنه قد يحسنها من يقرأه بالعربية ويحرم مسه وحمله.

وفى الجمل على المنهج 1/76 مانصه : وتجوز كتابته لاقراءته بغير العربية وللمكتوب حكم المصحف فى الحمل والمس.

menjima’ istri yang sedang haid
Ditulis oleh Pondok pesantren

Bagaimana hukumnya menjima’ istri yang sedang haid dengan menggunakan kondom ?

Jawab : Tetap haram bila tidak khawatir zina.

Ta’bir : Nihayatuz Zain hal.34.

فى نهاية الزين ص 34 مانصه : والتاسع الوطء ولو بحائل ثخين ولو بعد انقطاع الدم وقبل الغسل وهو كبيرة من العامد العالم بتحريمه الى أن قال ومحل حرمته إذا لم يخف الزنا وإن خافه وتعين الوطء طريقا لدفعه جاز لأنه إذا تعارض على الشخص مفسدتان قدم أخفهما.

melahirkan dengan jalan operasi
Ditulis oleh Pondok pesantren

Seorang ibu yang hendak melahirkan memilih jalan operasi dengan alasan demi menjaga kesehatan.

Pertanyaan : Masih wajib mandikah dia ?

Jawab : Wajib menurut Ar-Romli.

Ta’bir : Al Bajuri juz I hal. 74.
فى الباجوري 1/74 مانصه : أو ولدت من غير الطريق المعتاد فالذى يظهر وجوب الغسل أخذا مما بحثه الرملى.