salah satu tokoh wahabi Abdurrahman bin hasan aal-as-syeikh mengeluarkan fatwa syubhat pensesatan dan bahkan pengkafiran terhadap para ulama’-ulama’ khalaf al-asya’iroh dengan melontarkan tuduhan ahlul hawa , ahlut-ta’wil ,ahlul bathil ,dan ahlul bid’ah dan ujung-ujung nya adalah musyrik dan kafir

asya’iroh yang merupakan peganggan dan rujukan mayoritas umat di Negara-negara besar islam seperti : Indonesia Malaysia mesir Syria maroko sudan yemen dan negara-negara besar lainya , ini tak luput dari sasaran pensesatan di bid’ah-bid’ahkan bahkan mereka di tuduh ahlu syubhat yang keluar dari manhaj salaf . sangat di sayangankan kebodohan pengetahuan mereka terhadap siapa sebenarnya abu hasan al-ays’ari terbongkar manakala mereka menyatakan dalam buku-buku atau blog/situs mereka bahwa asy’ari telah bertobat dari fahamnya menjelang akhir hayatnya merupakan pemalsuan sejarah riwayat

asy-ari bertobat dari faham muktazilah bukan bertobat dari aqidah yang telah di yakini sesuai dengan aqidah para pendahulunya yaitu salafussoleh semisal sayyidina ibnu abbas rodiyallahu anhuma yang juga salah satu tokoh sahabat yang menakwilkan nushush sifatul musyabbihat , adapun kitab terakhir beliau yaitu al-ibanah telah di monopoli dan di palsukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab mujassimah yang menjelaskan : abu hasan al-asy’ari telah kembali kepada faham-faham mujassimah ini adalah buhtan .

saya akan membongkar kebohongan mereka terhadap kitab al-ibanah sebuah bukti dari kepicikan dan pengkaburan terhadap kebenaran ilmiyah yang di susun oleh abu hasan al-ay’ari

al-ibanah yang kita temukan dan di sebarkan luaskan sekarang bukanlah kitab asli al-ibanah yang di susun oleh abu hasan al-asy’ari , ini terbukti ada pemalsuan , pengurangan dan penambahan oleh tangan-tangan tak bertanggung jawap untuk mempertahankan doktrin faham-faham wahabi .

berkata imam al-allamah al-kautsari rohimahullahu dalam kitab “tabyinu kadzbil muftara ” ( membongkar kebohongan si pendusta ) dalam meqaddimah kitab tersebut menyebutkan sebagai berikut :

((والنسخة المطبوعة في الهند من الإبانة نسخة مصحفة محرفة تلاعبت بها الأيدي الأثيمة , فيجب طبعها من أصل الموثوق ا.ه ))

( nuskhah al-ibanah cetakan di india adalah lampiran-lampiran nuskhah yang di palsukan oleh permainan tangan-tangan tak bertanggung jawab maka harus di cetak dari sumber yang akurat )”

Al-kautsari melanjutkan : pembongkaran kebusukan tokoh-tokoh mujassimah dalam memalsukan karya ilmiyah abu hasan asy’ari dalam kitab al-ibanah , di sebutkan dalam muqaddimah kitab ” muqaddimatul maram min ibaratil imam ” lil allamah albayadhy . menyatakan sebagai berikut :

( sangat di sayangkan sekali pengguntingan tex-tex asli karangan abu hasan al-asy’ari telah banyak di sebar luaskan pencetakan kitab al- ibanah tidak merujuk pada sumber yang akurat . dan parahnya kitab al-ibanah yang sudah di tambah dan di kurangi tersebut di sebar luaskan secara gratis atas nama ” waqaf ” selesai penukilan sampai di sini .
Lihat juga dalam ta’liq kitabnya ” assaifus-shoqiel ” hal 155

Dan hal ini juga di benarkan oleh doctor abdurrahman badawi mendukung dari apa yang telah di katakan imam al-kautsari lihat dalam kitabnya ” madzahibul islamiyin : 1/ 516

As-syaikh wahbi ghowiji hafadzhahullahu juga tak tinggal diam dalam membongkar kebohongan pemalsuan ini: beliau berkata dalam sebuah risalahnya yang di beri judul ” nadzharatun ilmiyah fi nisbati kitabil ibanah jami”ihi ila al-imam abil hasan ” ( pandangan ilmiyah dalam menisbatkan kitab ibanah kepada imam abi hasan ) menyebutkan : ada beberapa bukti yang menunjukan bahwa beberapa bagian besar dalam kitab ibanah yang telah menyebar di kalangan orang-orang sekarang tidak sah nisbatnya kepada imam al-asy’ari .

Bahkan al-hafidz ibnu asakir rahimahullahu mengutip dalam kitab ” tabyinul muftara ” ( membongkar kebohongan si pendusta ) dua fashal dari a-ibanah menjelaskan dengan jelas bahwa ada pemalsuan penambahan dan pengurangan dalam tex asli kitab tersebut .

Maka seharusnya tokoh-tokoh wahabi harus malu dan berkaca..!! tuduhan ahlu bathil ahlu syubhat ahlu bid’ah dan bahkan musyrik serta mengkafirkan ulama’-ulama’ islam adahal hal yang melampaui batas . ciri-ciri seperti ini tak ubahnya cara kelompok khawarij yang mengkafirkan sayyidna ali dan sayyidina mu’awiyah .karena keduanya mereka anggap tidak berhukum selain hukum ALLAH. Subhanaka hadza buhtanun adzim .

Ada lagi seorang tokoh wahabi ” sholeh bin fauzan al-fauzan dia juga turut mensesatkan imam abu hasan al-asy’ari dan para pengikutnya , tokoh dedemit ini berkata ” aqidah asy’ari adalah aqidah sesat dan bukan aqidah ahlu sunnah wal jama’ah , lihat dalam kitabnya ( min masyiril mujaddid fil islam hal 32 cetakan lil itfa’ Riyadh .

Ketahuilah wahai syeikh … !!! dan takutlah kepada ALLAH …!!

1. IMAM ALBAQILANI
2. IMAM AL-QUSYAIRY
3. IMAM ABI ISHAQ AZ-ZAIROZI
4. IMAM ABIL WAFA BIN AQIL AL-HANBALI
5. IMAM ABI MUHAMMAD AL-JUWAINY
6. IMAM ABIL MA’ALI IMAMUL HARAMAIN
7. HUJJAT ISLAM AL-GHOZALI.

ulama-ulama besar umat di atas adalah pengikut abu hasan al-asy’ari dalam hal aqidah
8. IMAM FAHRUR AR-RAZI
9. IMAM IBNU ASAKIR
10. IMAM TAJUDDIN ASSUBKI
11. IMAM IZZUDDIN BIN ABDISSALAM
12. IMAM NAWAWI
13. IMAM ASSUYUTI
14. IMAM ABNU HAJAR AL-HAITAMI
15. ALHAFIDZ IMAM IBNU HAJAR ALTSQOLANI .

tokoh-tokoh ulama’ besar dan para mujtahid di atas juga para tokoh umat yang mengikuti asy’ari , kalau mereka bukan ahlu sunnah wal jama’ah dan di anggap sebagai aqidah sesat sebagaimana yang telah di lontarkan oleh sholeh bin fauzan al-fauzan ,lalu siapakah ahlu sunnah wal jama’ah sepanjang sejarah ?? maka ketahuilah …. Anda telah berada dalam manhaj khawarij kontemporer… !! takutlah pada ALLAH ya syeik dan bertobatlah…!

Alfirqatunnajiah adalah assawadul a’dhzom dalam umat ini .