1. Nasrudin Dan Pintu Mobil

Suatu hari tetangga nasrudin melihat nasrudin membawa pintu mobil sambil keliling kampung kesana kemari
tetangganya binggung melihat kelakuan nasrudin
lalu dia berinisatif bertanya pada nasrudin
hey nasrudin mau kau bawa kemana pintu mobil tersebut apakau tidak merasa berat
lalu dengan enteng nasrudin menjawab “jadi kalau kedinginan jendela mobilnya saya tutup tapi kalau kepanasan saya buka”🙂

2. Humor Sufi

Pada suatu hari ada tiga orang bijak yang pergi berkeliling negeri untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang mendesak. Sampailah mereka pada suatu hari di desa Nasrudin. Orang-orang desa ini menyodorkan Nasrudin sebagai wakil orang-orang yang bijak di desa tersebut. Nasrudin dipaksa berhadapan dengan tiga orang bijak itu dan di sekeliling mereka berkumpullah orang-orang desa menonton mereka bicara.

Orang bijak pertama bertanya kepada Nasrudin, ”Di mana sebenarnya pusat bumi ini?”

Nasrudin menjawab, ”Tepat di bawah telapak kaki saya, saudara.”
”Bagaimana bisa saudara buktikan hal itu?” tanya orang bijak pertama tadi.
”Kalau tidak percaya,” jawab Nasrudin, ”Ukur saja sendiri.”
Orang bijak yang pertama diam tak bisa menjawab.
Tiba giliran orang bijak kedua mengajukan pertanyaan. ”Berapa banyak jumlah bintang yang ada di langit?”

Nasrudin menjawab, ”Bintang-bintang yang ada di langit itu jumlahnya sama dengan rambut yang tumbuh di keledai saya ini.”

”Bagaimana saudara bisa membuktikan hal itu?”
Nasrudin menjawab, ”Nah, kalau tidak percaya, hitung saja rambut yang ada di keledai itu, dan nanti saudara akan tahu kebenarannya.”
”Itu sih bicara goblok-goblokan,” tanya orang bijak kedua, ”Bagaimana orang bisa menghitung bulu keledai.”
Nasrudin pun menjawab, ”Nah, kalau saya goblok, kenapa Anda juga mengajukan pertanyaan itu, bagaimana orang bisa menghitung bintang di langit?”

Mendengar jawaban itu, si bijak kedua itu pun tidak bisa melanjutkan.
Sekarang tampillah orang bijak ketiga yang katanya paling bijak di antara mereka. Ia agak terganggu oleh kecerdikan nasrudin dan dengan ketus bertanya, ”Tampaknya saudara tahu banyak mengenai keledai, tapi coba saudara katakan kepada saya berapa jumlah bulu yang ada pada ekor keledai itu.” ”Saya tahu jumlahnya,” jawab Nasrudin, ”Jumlah bulu yang ada pada ekor kelesai saya ini sama dengan jumlah rambut di janggut Saudara.”
”Bagaimana Anda bisa membuktikan hal itu?” tanyanya lagi. ”Oh, kalau yang itu sih mudah. Begini, Saudara mencabut selembar bulu dari ekor keledai saya, dan kemudian saya mencabut sehelai rambut dari janggut saudara. Nah, kalau sama, maka apa yang saya katakan itu benar, tetapi kalau tidak, saya keliru.”

Tentu saja orang bijak yang ketiga itu tidak mau menerima cara menghitung seperti itu. Dan orang-orang desa yang mengelilingi mereka itu semakin yakin Nasrudin adalah yang terbijak di antara keempat orang tersebut. (dari buku humor sufi II terbitan Pustaka Firdaus)

3. Ulah Tokoh Sufi

Suatu hari,salah seorang ulama As-Salaf melihat seorang penganut ajaran sufi sedang berada di tepi sungai.Uniknya,orang ini tidak berada di tepi sungai,tapi di tengahnya.Dan letak keunikannya,orang itu tidak berada di atas perahu,melainkan berjalan di atas air,berusaha menyebrangi sungai dengan berjalan di atasnya tanpa bantuan alat apapun,Mengapung di atas air?Ya,begitulah

Ulama tersebut memperhatikan sang penganut sufi.Tak berapa lama terdengarlah suara keras “Gedeburrrrr”.Rupanya si sufi tercebur ke dalam sungai

“kenapa kamu tercebur?”tanya ulama tadi

“aku berusaha menyebrangi sungai ini dengan berjalan di atasnya”

“kenapa kamu gagal?”

“Ya,aku belum berhasil,konsentrasiku buyar”ujar si sufi

“apa yang kau lakukan untuk menyebrangi sungai tadi?”

“aku merapal beberapa ayat dalam Al-qur’an,hingga ribuan kali.Kata guruku itu dapay membuatku mengapung di atas air”si sufi mejelaskan.

“berapa lama engkau sudah melatihnya?”

“14 tahun”

“dan engkau belum berhasil juga?”

“Ya”

“Biar ku ajarkan engkau biar berhasil melakukannya”

“engkau bisa?”tanya si sufi

“tentu, bisa”

Si ulama pergi sejenak meninggalkan si sufi dan beberapa menit kemudian ia datang menemui si sufi di atas sungai,dengan membaca beberapa ayat Al-qur’an,sambil mendayung perahunya
si sufi “???”

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Imam Syafi’i pernah mengatakan:kalau engkau melihat orang bisa mengapung di atas air atau terbang di udara.janganlah terkejut.Jangan engkau menganggapnya sebagai orang shalih sebelum engkau mengujinya dengan kitab Allah dan sunnah Rasulullah.Artinya orang yeng melakukan hal itu bisa jadi karena karamah dari Allah,karena ia wali Allahdan bisa jadi karena sihir.Salah satu perbedaan perbedaan antara karamah dan sihir adalah bahwa sihir itu di pelajari,dan ia berasal dari syaitan meski yang melakukan tidak menyadari.Sementara karamah itu tidak di pelajari,datang dari Allah dan terkadang orang yang melakukannya tidak menginginkannya,bahkan tidak menyadari adanya karamah tersebut.

Orang yang memiliki ilmu sihir selalu berusaha menampakkan diri di hadapan orang,sementara wali yang memiliki karamah tidak suka menampakkan di hadapan orang.Si sufi tadi telah menggunakan ayat-ayat Allah ‘azza wa jalla dengan cara yang bid’ah,dengan cara di baca ribuan kali untuk memperoleh kekuatan gaib,karena kebid’ahan itulah,maka setan memberinya kekuatan.Ia menganggapnya sebagai karamah padahal itu sihir

wallahu’alam

by : Elfata

4. Nasrudin Dan BBM

BBM naik terus ga pernah berhenti, Oh BBM… jadi teringat si Nasrudin, saat itu ….Nasruddin sedang mengendarai untanya ketika segerombolan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi penolakan atas kenaikan BBM. Ia bergumam kepada untanya “Untung kamu tidak suka minum BBM!”ada yang mau ikut jejak Nasrudin

Link : forum.mujahidinfm.com