“Aan hari ini ikut ke Jantho ya ..”, kata bapak pimpinan.
“Baik Pak!”, sahut saya dengan nada rendah seraya bergegas mempersiapkan diri.

Akhirnya niat saya hari ini untuk ke kampus guna menanyakan tindaklanjut dari proposal skripsi yang udah saya ajukan beberapa hari lalu kepada pembimbing I kembali gagal terealisasi. Karena saya ditugaskan untuk ikut serta menghadiri rapat Joint Committee yang dilaksanakan di Kabupaten Aceh Besar tepatnya di Kota Jantho.

Ya … itulah saya, terlalu tega membiarkan tulisan skripsi yang berstatus ‘under construction’ berada di komputer rumah dalam keadaan ‘mati suri’ hingga 6 tahun lamanya *malu*. Semoga ga’ sampai jadi MAPALA ya .. (mahasiswa paling lama) ^_^
Baru dalam tahun ini aja udah mulai ’sedikit’ aktif ngejar ketinggalan demi mendapatkan gelar S.Kom yang tak kunjung nambah di ujung nama saya ^_^

Sebenarnya hari ini udah bikin skedul sama dosen pembimbing I untuk bahas proposal yang udah saya ajuin itu. 2 hari yang lalu soalnya saya nanyain ‘nasib’ proposal saya, tapi yang saya dapat hanya jawaban “Maaf ya, saya sibuk dan proposal kamu belum saya ’sentuh’ lagi”, kira-kira gitu deh bunyinya. Saya hanya bisa nyimpan rasa kecewa dalam hati.

Hari ini teman saya Syahmin dijadwalkan ikut seminar skripsi di kampus, tapi saya belum nanya gimana hasilnya. Awalnya pengen bisa sama-sama dengannya, tapi karena diri ini yang begitu malasnya ngerjain penulisan itu akhirnya kami memilih jalan yang berbeda ^_~

Tadi Syahmin sempat nelpon saya pukul 16.36 sore. Katanya seminar blum dimulai karena masih nungguin 2 orang penguji yang entah dimana keberadaannya. Dan yang bikin saya ’shock’ dari ceritanya, mahasiswa yang mengikuti seminar diharuskan memakai pakaian adat Aceh tapi minus ‘kupiah meukeutop’ (topi adat pakaian Aceh).
“Duh, kok kayak mau ikut 17-an aja ya”, sahut saya dalam hati. Tapi saya sempat ga’ percaya kebenaran ‘berita’ itu. Ga’ mungkin Syahmin teman baik saya itu bo’ong kan? Walaupun dia suka iseng gitu orangnya … ^_~ Tak lama pembicaraan kami akhiri dan saya pun melanjutkan perjalanan pulang ke Banda Aceh.

Akhirnya Syahmin udah bisa seminar hari ini ya … Saya makin ketinggalan trus ni. Semoga semangat saya untuk ngejar ketinggalan ini bisa kembali berkobar ya … layaknya kobaran semangat para pedjoeang tempoe doeloe (halah…). Merdeka!!

Selamat berjuang sahabatku Syahmin, smoga Allah memudahkan segalanya untuk kamu ya ^_^
Amiiin …