Tuhan…
Ni’matMu selalu turun kepadaku
Padahal dosaku selalu naik kepadaMu

Ni’matMu bagai kelembutan seorang ibu
yang membelai anaknya penuh kasih-sayang

Ketika aku malu dan ingin menahan diriku dari segala ni’matMu
Engkau malah menyodorkan segala ni’matMu padaku
Seakan Engkau berfirman:
Wahai hambaKu terimalah rizkimu yang halal
Mengenai dosa-dosamu
Sesungguhnya Aku Mahapengampun

Mengapa Engkau begitu baik padaku?
Padahal aku ingin menghukum diriku sendiri.
Apakah Engkau tidak bosan mendengar permintaan maafku?
Padahal aku sendiri merasa bosan mendengar kedustaan lisanku.
Tetapi Engkau memang Yang tidak bosan.

Ingin rasanya aku terus berada dalam keridhoanMu
Tetapi hatiku yang lalai
membuatku pergi dariMu

Wahai Tuhan Yang Mahabaik
Rantailah diriku pada DiriMu
Kuncilah dan jangan lepaskan
Kumohon padaMu

Jawablah… jawablah…
Wahai Yang Mahamenjawab

Jika engkau membiarkan aku
Aku khawatir bahwa aku akan binasa
Maka berikanlah aku hidup yang kekal
Jangan biarkan aku dikuasai oleh maut

Kumohon padaMu
dengarkanlah permintaanku
Wahai Engkau Yang Mahahidup lagi Memberi hidup

Jawablah… jawablah…
Wahai Engkau Yang Mahabaik