Bismillah,Alhamdulillah,Wassholatu Wassalamu ‘Ala Rosulillah SAW.Amma Ba’du :
kita ketahui bahwa Allah swt. akan senantiasa menguji kita selama hidup di dunia ini untuk mengukur sejauh mana keimanan dan ketakwaan kita kepada-Nya. Kemudian, bagi orang yang teguh memegang iman dan memiliki ketakwaan yang mendalam, Allah akan memberi kemudahan dan pahala. Sedangkan bagi orang-orang yang kufur, Allah akan membalasnya dengan menjatuhkan mereka ke dalam siksa-Nya. Di dalam al-Qur’an, surah al-Ankabut, 29: 2-4, Allah berfirman:

“Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan saja berkata: Kami telah beriman, tanpa mereka men-dapat cobaan? Sesungguhnya telah kami coba orang-orang yang sebelum mereka, supaya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan mengetahui orang-orang yang berdusta. Apakah orang-orang yang berbuat kejahatan itu mengi-ra bahwa mereka akan mendahului kami bebas dari siksa kami? Amat jahat putusan mereka.“( surah al-Ankabut, 29: 2-4)

Ketika semua masalah rasanya tak menemui ujung pangkalnya, ketika semua rasanya buntu, ketika kehilangan rasanya begitu menyesakan dada, ketika semua yang gak enak itu menyapa jiwa kita, maka tugas kita sebagai hamba adalah mengembalikan semua masalah kepada ALLAH sang pemilik jalan keluar… Tak seorang manusia pun yang terbebas dari segala ujian, baik ujian yang berkaitan dengan pribadinya sendiri maupun ujian yang menimpa sekelompok manusia, atau bahkan satu bangsa. Baik ujian itu berupa musibah, misalnya wabah penyakit, kematian,banjir, angin taupan, gempa bumi, perang, kemiskinan, krisis moneter, krisis ekonomi, barang-barang mahal, perdagangan susah, dan lain-lain, maupun berupa kenikmatan, misalnya keamanan, kedamaian, kejayaan dan kenikmatan lainnya. Semua itu adalah ujian yang datang dari Allah kepada hamba-hamba-Nya, sebagaimana firman-Nya di dalam surah al-Ahzab, 33: 17:

“Katakanlah hai Muhammad, siapakah yang dapat melindungimu dari takdir Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu dan menghendaki rahmat untuk-mu. Mereka tidak memperoleh wali dan tidak pula penolong selain daripada Allah.”

Oleh karena itu, beruntunglah orang-orang yang senantiasa lari kepada Allah, tabah, sabar dan selalu ingat kepada-Nya, tdak putus asa sewaktu ditimpa musibah dan tidak lengah manakala sedang diberi rahmat dan nikmat dari-Nya. Mereka itulah orang-orang yang lulus dalam ujian, dan mereka itulah orang-orang yang senantiasa mengharap akan menemui Allah dan sudah barang tentu Allah akan menepati janji-Nya: memberi kemudahan dan surga sebagai pahala bagi mereka, seperti yang telah difirmankan oleh Allah di dalam al-Qur’an, surah al-Ankabut, 29: 5: “Barangsiapa yang berharap akan menemui Allah, maka sesungguhnya per-janjian Allah akan datang. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Sikap yang paling baik bagi kita dalam menerima segala ujian tersebut adalah tabah, sabar, dan tidak sekali-kali lengah. Kita harus pandai-pandai memerangi dan mengendalikan diri kita sendiri. Jangan membenci, menyesali atau putus asa sewaktu musibah sedang menimpa kita. Kita hadapi musibah itu dengan penuh kesabaran. Lalu kita berusaha dan selalu mengharap agar Allah berkenan melepaskan diri kita dari musibah yang menghimpit kita itu. Di samping itu, ketika kenikmatan dari Allah sedang menghampiri kita, jangan sampai kita lengah. Jika kita lengah, maka besar kemungkinannya kenikmatan itu justru akan berubah menjadi malapetaka yang amat memba-hayakan. Mengendalikan diri dari keputusasaan dan kelengahan adalah suatu perjuangan, dan kemamfaatan perjuangan itu akhirnya kembali kepada kita juga. Allah berfirman:

“Barangsiapa yang berjuang, maka hanya berjuang untuk dirinya, bukan untuk Allah, karena sesungguhnya Allah Mahakaya dari sekalian alam.” (surah al-Ankabut, 29: 6)

Jika sifat-sifat itu telah kita miliki, yaitu sabar bila ditimpa nasib buruk dan bersyukur serta tidak lengah bila nasib baik sedang menghampiri kita, maka sudah barang tentu apa pun yang terjadi, baik musibah maupun kenik-matan yang kita terima, akan menguntungkan kita dan pada akhirnya tetap akan membawa kebaikan bagi kita. Sungguh amat mengherankan dan memang demikianlah yang pernah disabdakan oleh Rasulullah saw dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad dari Sa`d bin Abi Waqqash yang berbunyi:

“Aku heran terhadap qadha Allah swt. bagi orang mukmin., Jika mendapatkan kebaikan ia memuji Tuhannya dan bersyukur, dan jika mendapat musibah ia memuji Tuhannya dan bersabar. Orang mukmin diberi ganjaran (pahala) pada setiap sesuatu (ia terjadi pada dirinya).”

Jadi, baik ditimpa keburukan maupun kebaikan, tetap saja baik baginya. Karena keduanya selalu dihadapi dengan sabar dan syukur.Oleh karena itu,marilah kita selalu bersabar, jangan berputus asa. Larilah kepada Allah, dan kita nantikan pertolongan-Nya. Senantiasalah bertaubat atas dosa-dosa yang telah kita perbuat. Kemudian serahkanlah kepada Allah segala sesuatu yang telah dikehendaki-Nya .Percayakan kepada ALLAH, yakinlah bahwa ALLAH tidak pernah berdusta ketika DIA mengatakan akan menolong hamba hambaNYA yang bermunajat di 2:3 malam [makanya pasang alarm di jam 2:30 untuk tahajud] mintalah kepada ALLAH apa saja, apa saja loh gak pake di pilih pilih dan ingatlah bahwa ALLAH tidak pernah ingkar janji

Sederhana kan? emang gak ada yang rumit koq dari hidup ini ketika kita menggantungkan segalanya kepada ALLAH, gak punya pekerjaan yah jalani episode ini, toh kemarin kerja kan dan jika sekarang diambil oleh ALLAH mungkin kemarin kurang zakat, maka kini bermohon ampunan kepada ALLAH dan berjanji jika bekerja lagi akan lebih banyak ibadah diwaktu kerja dan rejekinya untuk bayar zakat, untuk sedekah yang lebih banyak dan percayalah ALLAH pasti akan menggantikan dengan yang lebih baik karena kita ridho dan ikhlas atas kehilangan ini …atau ditinggalkan mati sama orang yang kita cintai kita juga hrs ridho n ikhlas- percaya sama ALLAH, Dia yang memberi rejeki bukan si boss yang dulu itu,dan ALLOH juga yg menghidupkan dan mematikan kita..kullu nafsin dzaiqatul maut..

ketika istri tercinta diambil ALLAH, ketika suami tercinta meminta untuk menikah lagi, ketika perceraian harus terjadi… DUNIA TIDAK KIAMAT karena kehilangan demi kehilangan ini, ketika kita ridho maka ALLAH akan ridho dan ketika ALLAH ridho maka siap siap mendapatkan pengganti yang jauh jauh lebih baik, ALLAH tahu koq kemampuan kita, ALLAH mengerti sekali kapasitas kita dalam menyelesaikan masalah maslaah dalam hidup ini … kita hanya diminta ALLAH untuk ridho menerima pahit ini dan bersabar menanti balasan dari ALLAH, ingatlah tak ada yang abadi dibumi ini, bahagia tidak abadi dan menderita juga tidak abadi … so enjoy aja !! ridho dan ikhlas kuncinya.

Jadi, gak ada tuh ngeluh kalo macet, bingung karena banyak hutang, panik ketika orang yg dicintai mati , kehilangan arah saat penyakit menyapa, gak punya uang banyak didompet, gak punya kerjaan yang pasti takut gak makan, ketika kita ridho ikhlas maka tak ada lagi yang menakutkan … ridho itu aja dulu, terima setiap episode dalam hidup ini kata Aa Gym, yang penting setiap bangun tidur niat dalam hati bahwa hari ini akan ibadah, menulis di blog juga ibadah koq, kan menyebarkan hikmah, ALLAH yang akan membuat tulisan ini bermanfaat bukan sang penulis [menulislah yang mengandung ilmu dan manfaat JANGAN menulis tentang si ini photo b*g*l, karena berapa mata yang kita beri hikmah dan berapa mata yang kita sesatkan tergantung dari tulisan kita kan🙂

Mulai ngelantur nih tulisanku… intinya ridho dan ikhlas itu jangan diletakan di serambi hati tapi masukan kedalam hati dan jadikan ia bagian dari setiap langkah hidup kita, ridho tidak ridho takdir pasti terjadi, jadi mending ridho dan ALLAH akan memberikan jalan keluar, PASTI !!! dan ingat ALLAH tahu koq sebatas mana cobaan itu mampu kita tanggung dan ALLAH maha tahu kapasitas kita mampu menyelesaikan masalah ini dan itu… Ustadzku pernah berkata “kalo gak mau diuji yah gak naek kelas dong Andre……, kelas 1 SD terus karena Andrean gak mau ikut ujian naek kelas

” hahaha … bisa aja ustadz ALLAH tidak pernah ingkar janji, dan ALLAH tahu koq kemampuan kita terhadap ujian hidup, jadi gak usah takut cukup ridho dan Ikhlas !!
Wallohu A’lam Bisshowwab..
Smg Bermanfa’at Aamiin..