Dari Abu Hurairah r.a, Rosulullah saw bersabda, “Ada seorang laki-laki bersilaturahim ke saudaranya yang tinggal di desa lain, maka Allah mengutus seorang malaikat untuk menemuinya. Tatkala bertemu dengan lelaki tersebut maka malaikat bertanya, ‘Hendak kemanakah saudara??’ Lelaki tersebut menjawab, ‘Saya ingin bersilaturahim ke saudaraku di desa ini.’ Malaikat kembali bertanya, ‘Apakah kamu menziarahinya karena ada sesuatu kenikmatan yang akan engkau raih??’ Lelaki tersebut menjawab, ‘Tidak, saya melakukan silaturahim ini semata-mata kecintaan saya terhadapnya karena Allah.’ Malaikat kemudian berkata, ‘sesungguhnya saya diutus Allah untuk menemui kamu untuk menyampaikan bahwa Allah mencintaimu sebagaimana kamu mencintai saudaramu karena-Nya.’ HR. Muslim.

Keutamaan silaturrohim

Diantara keutamaan yang akan diraih oleh orang yang selalu melakukan silahturrohim :

a. Akan diluaskan rizkinya. Rosulullah saw bersabda, “Barang siapa yang suka diluaskan rizki dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah ia menyambung tali silaturrohim” HR. Bukhari, Muslim dan Abu Dawud.
b. Akan diperpanjang umurnya.

c. Akan selalu berhubungan dengan Allah swt. Dari Aisyah ra berkata, Rosulullah saw bersabda, “Silaturrohim itu tergantung di `Arsy seraya berkata: “Barangsiapa yang menyambungku maka Allah akan menyambung hubungan dengannya, dan barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan memutuskan hubungan dengannya” HR. Bukhari dan Muslim.

d. Akan dimasukan kedalam golongan yang beriman kepada Allah dan hari akherat. Dari Abu Hurairah ra sesunguhnya Rosulullah saw bersabda, … Barang siapa yang beriman pada Allah dan hari akherat maka lakukanlah silaturrohim … HR. Bukharidan Muslim.

Sedangkan ancaman dan akibat yang akan didapat oleh orang yang memutus hubungan silaturahmi sbb :

a. Akan terputus hubungannya dengan Allah swt.

Rosulullah saw bersabda, dan barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan memutuskan hubungan dengannya” HR. Bukhari, dan Muslim.

b. Tidak termasuk golongan yang beriman kepada Allah swt dan hari akherat.

c. Akan sempit rizkinya.

d. Akan pendek umurnya.

e. Akan dilaknat oleh Allah dan dimasukan kedalam neraka jahanam. (QS.13:25 & 47:22,23)

f. Tidak masuk surga. Dari Abu Muhammad Jubair bin Mut?im ra sesungguhnya Rosulullah saw bersabda, ” Tidak akan masuk surga orang yang memutus hubungan silaturahmi.” HR. Bukhari dan Muslim. Itulah beberapa keutamaan bagi orang yang melakukan silaturahmi dan ancaman bagi orang yang meninggalkannya.

Kalau orang tersebut tdk TOBAT….

Etika silaturrohim

Dalam melakukan silaturrohim kitapun harus memperhatikan beberapa etika silaturrohim sehingga membuahkan faidah yang baik bagi kedua belah pihak dan tidak mendzolimi teman yang kita ziarahi. Diantara etika tersebut :

a. Silaturrohim yang dilakukan semata-mata karena Allah swt bukan karena dunia atau tujuan lainnya. Mungkin kisah diatas merupakan gambaran nyata sebagai barometer suri tauladan.

b. Membawa hadiah untuk saudara yang akan diziarahi. Rosulullah saw bersabada, Saling berbagi hadiahlah diantara kalian maka kalian akan saling mencintai.

c. Memperhatikan waktu silaturrohimi. bila kita ingin bersilaturrohimi maka kita harus memperhatian objek yang kita akan diziarahi, karena antar individu berbeda dalam jadwal kerja dan aktivitas. Mungkin di antara mereka ada yang bisa menerima tamu pada waktu asar namun diantara mereka tidak bias menerimanya.

Dan hal yang sangat penting adalah masa ziarah yang kadang kita kebablasan sedangkan tuan rumah memiliki aktivitas lain yang harus dikerjakan dan malu untuk mengungkapkannya karena takut akan menimbulkan persepsi negatif penziarah terhadap dirinya.

Inilah beberapa hal tentang silaturrohim, semoga hal ini bisa memacu kita untuk berlomba-lomba dalam menerapkannya, Aamiin.

Semoga pertemuan kita walaupun di dalam FB tidak langsung bertemu smg semakin dekat dengan sesama [+ menghilangkan stress!!], tetapi juga untuk mendapatkan ridho dan semakin dekat denganNya.. amiin ya rabbal ‘alamiin.🙂